Keteguhan Warga Manado Bangkit dari Guncangan Gempa M 7,6

Gempa Bitung 2 April 2026

pancamerdeka.com — Cahaya pagi di Sulawesi Utara berubah menjadi ujian ketangguhan bagi warga saat gempa berkekuatan Magnitudo 7,6 mengguncang perairan Bitung dan sekitarnya, Kamis (2/4/2026).

Meski duka menyelimuti Kota Manado atas berpulangnya Deyce Lahia (70), semangat kemanusiaan terpancar kuat dalam proses evakuasi mandiri yang dilakukan warga secara bahu-membahu di tengah ancaman tsunami.

Kisah Keberanian di Balik Puing Sario

Satu momen inspiratif datang dari Rini Parlan, pemilik Foto Pelangi, yang berhasil menyelamatkan diri dengan melompat dari lantai dua gedung sesaat sebelum guncangan merobohkan struktur bangunan.

Keberanian serupa ditunjukkan tim gabungan Basarnas dan relawan yang bergerak cepat mengevakuasi Hadi Setiawan (54) dari reruntuhan Gedung KONI Sario meski gempa susulan masih terus menggetarkan tanah.

Begitu kami mendeteksi adanya gempa bumi, kami langsung bergerak karena runtuhan gedung menimpa warga masyarakat di sekitar TKP, ujar Kapolresta Manado, Kombes Irham Halid, Kamis (2/4/2026).

Pesan persatuan mengalir dari berbagai pihak, mengingatkan bahwa kekuatan sejati bangsa Indonesia terletak pada kemampuan untuk tetap tenang dan saling melindungi di masa sulit.

Baca Juga :  Sinergi Pemerintah dan Masyarakat: Menjamin Masa Depan Anak Bangsa

Optimisme Pemulihan Sulawesi Utara

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani memberikan kepastian bahwa meskipun terjadi 23 gempa susulan, pemantauan terus dilakukan secara ketat untuk menjamin keamanan seluruh masyarakat terdampak.

Pemerintah daerah bersama BNPB kini fokus pada langkah-langkah pemulihan fasilitas publik yang terdampak, termasuk perbaikan retakan pada Rumah Sakit Advent dan Rumah Sakit Siloam Manado.

Warga diimbau untuk tetap menjaga optimisme sembari mengikuti arahan resmi dari BPBD setempat mengenai kelayakan bangunan tempat tinggal sebelum kembali beraktivitas normal di dalam rumah.

Masyarakat diimbau agar tetap tenang. Periksalah dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, pesan Muhammad Zulkifli dari BMKG Manado, Kamis (2/4/2026).

Solidaritas yang ditunjukkan warga Sulawesi Utara hari ini menjadi bukti bahwa guncangan tektonik sedahsyat apa pun tidak akan mampu meruntuhkan nilai-nilai kebersamaan dan martabat bangsa. (*)