Wibawa Gubernur Bobby Nasution: Menjaga Marwah APBD dari Ancaman Narkoba

Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution

pancamerdeka.com — Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menunjukkan dedikasi luar biasa dalam menjaga integritas instansi publik dari pengaruh gelap narkotika di Kantor KONI Sumut, Medan, Jumat, 10 April 2026.

Kepemimpinan yang berwibawa ditunjukkan Bobby saat mendapati seorang pegawai BUMD yang diduga menyalahgunakan zat terlarang di sela acara apresiasi bagi pahlawan olahraga Sumut. Langkah ini merupakan bentuk perlindungan nyata terhadap marwah Pemerintah Provinsi.

Gubernur mengambil tindakan tegas sebagai pengingat bahwa setiap individu yang mengabdi pada negara harus memiliki moralitas tinggi. Bagi Bobby, dedikasi atlet yang mengharumkan nama bangsa tidak boleh dinodai oleh perilaku tercela oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Dia digaji pakai uang kita, dia itu pegawai kita, walaupun bukan langsung pegawai Pemerintah Provinsi, tapi BUMD. BUMD itu tetap uangnya dari Pemerintah Provinsi,” ungkap Bobby Nasution dengan penuh kewibawaan di Kantor DPRD Sumut, Rabu, 15 April 2026.

Inspirasi Ketegasan untuk Pembersihan Birokrasi

Tindakan spontan yang dilakukan Gubernur di lorong tangga tersebut merupakan ekspresi dari semangat melindungi hak-hak rakyat atas pelayanan publik yang bersih. Bobby ingin memastikan bahwa tidak ada satu rupiah pun uang pajak masyarakat yang digunakan untuk hal sia-sia.

Baca Juga :  Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Jalani Pemeriksaan KPK pasca OTT

Sikap inspiratif ini mendapat dukungan sebagai langkah berani dalam memerangi peredaran narkoba yang kian mengkhawatirkan di Sumatera Utara. Sebagai pemimpin muda, Bobby konsisten menempatkan perang melawan narkoba sebagai prioritas utama masa jabatannya.

“Masa sudah digaji, beli narkoba, kan nggak cocok ya. Masih digaji Pemprov tapi uangnya untuk beli narkoba ya enggak cocok,” lanjut Bobby menekankan pentingnya keselarasan antara hak gaji dan kewajiban moral.

Membangun Masa Depan Sumatera Utara yang Bersinar

Melalui kejadian ini, Gubernur Bobby Nasution mengirimkan pesan kuat kepada seluruh elemen pemerintahan untuk terus menjaga profesionalisme. Integritas adalah fondasi utama dalam mewujudkan Sumatera Utara yang lebih maju dan bermartabat.

Pria yang terlibat kini tengah dalam proses pembinaan dan pemeriksaan mendalam oleh pihak BNN Sumut sesuai instruksi langsung sang Gubernur. Langkah ini menjadi momentum evaluasi bagi seluruh BUMD untuk memperketat seleksi personel demi menjaga nama baik institusi.

Upaya pembersihan ini diharapkan menjadi katalisator bagi terciptanya lingkungan kerja yang sehat dan produktif di seluruh pelosok provinsi. Komitmen tanpa henti dari kepemimpinan Bobby Nasution menjadi harapan baru bagi masyarakat yang merindukan pemerintahan yang bersih. ***

Baca Juga :  Kearifan Ciptagelar Menjaga Kepemimpinan Abah dan Rorokan