Nyari Gawe Jabar Jadi Harapan Baru Bagi 500 Ribu Pencari Kerja

Aplikasi Nyari Gawe

pancamerdeka.com — Kehadiran aplikasi “Nyari Gawe” yang digagas Pemerintah Provinsi Jawa Barat membawa angin segar dan harapan baru bagi lebih dari setengah juta warga yang mendambakan sistem rekrutmen jujur serta berwibawa.

Hingga 10 April 2026, tercatat sebanyak 518.213 pendaftar telah menggantungkan asa pada platform digital ini, menjadikannya sebagai bukti nyata keberhasilan pemerintah dalam merangkul aspirasi rakyat.

Program inspiratif ini tidak hanya sekadar menyediakan informasi lowongan, tetapi juga membangun kepercayaan diri para pencari kerja melalui akses yang adil dan transparan tanpa pungutan sepeser pun.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memastikan bahwa setiap tetes keringat pencari kerja harus dihargai dengan sistem yang bersih dari segala bentuk permainan oknum yang merugikan.

Membangun Kemandirian Warga Lewat Prioritas Lokal

Kebijakan yang mengedepankan warga lokal dalam penyerapan tenaga kerja di perusahaan terdekat merupakan langkah elegan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar kawasan industri.

Dengan sistem ini, jarak antara rumah dan tempat kerja tidak lagi menjadi kendala bagi warga lokal untuk berkontribusi bagi kemajuan ekonomi di daerahnya masing-masing.

Baca Juga :  Mudahnya Lapor Pajak, Aplikasi M-Pajak Kini Hadir di Genggaman Anda

Aplikasi ketenagakerjaan Nyari Gawe diluncurkan untuk menghilangkan sistem pungli atau permainan antara HRD, tokoh masyarakat dan calon pekerja. Warga lokal akan menjadi prioritas untuk diterima kerja di pabrik atau perusahaan terdekat, ungkap Gubernur Dedi Mulyadi pada 9 Oktober 2025.

Nilai gotong royong antara pemerintah dan sektor swasta melalui aplikasi ini diharapkan dapat menciptakan harmoni sosial yang lebih baik serta mengurangi angka pengangguran secara signifikan.

Meniti Jalan Sukses di Berbagai Sektor Profesi

Keberagaman lowongan yang tersedia, mulai dari tenaga profesional hingga staf pendukung, memberikan kesempatan luas bagi generasi muda dari berbagai latar belakang pendidikan untuk mulai berkarier.

Pemerintah terus memberikan dukungan penuh agar proses wawancara dan peninjauan berkas yang sedang berjalan bagi ribuan pelamar dapat segera membuahkan hasil yang membahagiakan.

Ada 337 judul lowongan kerja yang bisa dilamar, mulai chef, telemarketing, staf akunting, hingga dokter umum, ujar Kepala Disnakertrans Jabar, I Gusti Agung Kim Fajar Wiyati Oka, pada 10 April 2026.

Meskipun baru 493 orang yang resmi diterima, optimisme tetap terjaga seiring dengan komitmen 71 perusahaan untuk terus membuka pintu bagi bakat-bakat terbaik Jawa Barat melalui jalur digital ini. ***

Baca Juga :  Uwi Menguatkan Fondasi Ketahanan Pangan Indonesia