Langkah Bijak Prajogo Pangestu Perkuat Partisipasi Publik di Saham CUAN

Prajogo Pangestu

pancamerdeka.com — Kabar gembira datang dari lantai bursa bagi para investor ritel Indonesia melalui langkah inspiratif yang diambil oleh tokoh bisnis nasional, Prajogo Pangestu. Pada periode 30 Maret hingga 2 April 2026, beliau resmi menambah porsi saham publik (free float) di PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) dengan melepas 764,03 juta lembar saham miliknya.

Langkah elegan ini mencerminkan komitmen kuat sang taipan untuk membangun pasar modal yang lebih terbuka, inklusif, dan berwibawa. Dengan nilai transaksi yang mencapai angka Rp850,28 miliar, Prajogo memberikan ruang yang lebih luas bagi masyarakat luas untuk ikut serta dalam kepemilikan aset strategis di sektor pertambangan nasional.

Keputusan ini juga menjadi bukti nyata kepatuhan Grup Barito terhadap standar regulasi internasional dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Meski melepas sebagian kecil kepemilikannya, posisi beliau tetap kokoh sebagai pemegang saham pengendali dengan porsi 83,42 persen, yang menjamin keberlanjutan visi jangka panjang perusahaan.

Membangun Kepercayaan Investor Secara Global

Prajogo Pangestu menegaskan bahwa transaksi ini bertujuan murni untuk menyehatkan likuiditas saham perusahaan di pasar modal. Dengan meningkatnya jumlah saham yang beredar, stabilitas harga diharapkan dapat terjaga dengan baik sehingga memberikan rasa aman bagi para investor menengah dan kecil.

Baca Juga :  Konflik PBNU Menguat, Adhie Massardi Soroti Pergeseran dari Nilai ke Finansial

“Transaksi dilakukan untuk menambah saham free float,” tulis Prajogo Pangestu dalam laporannya kepada Bursa Efek Indonesia pada Kamis, 2 April 2026.

Optimisme Pertumbuhan di Tengah Dinamika Pasar

Meskipun harga saham CUAN mengalami fluktuasi di awal tahun 2026, fundamental perusahaan justru menunjukkan performa yang sangat membanggakan dengan pertumbuhan laba bersih yang signifikan sepanjang 2025. Perusahaan tetap optimis melangkah melalui rencana buyback saham senilai Rp700 miliar yang sedang berjalan untuk menjaga kepercayaan pasar.

Langkah divestasi yang dilakukan secara bertahap dalam 18 kali transaksi ini menunjukkan sikap yang penuh pertimbangan dan profesionalisme tinggi. Hal ini diharapkan mampu menjadi pemantik bagi pulihnya minat investor asing terhadap potensi besar yang dimiliki oleh perusahaan-perusahaan di Indonesia.

Kehadiran publik yang lebih besar di dalam struktur pemegang saham CUAN akan menciptakan pengawasan yang lebih baik dan ekosistem investasi yang lebih sehat. Kita semua optimis bahwa transformasi ini akan membawa CUAN menuju level yang lebih tinggi sebagai kebanggaan industri energi nasional. ***

Baca Juga :  Wujud Keadilan Sosial: Program MBG dan Koperasi Desa Aman dari Efisiensi 2026