pancamerdeka.com – Gresik Phonska tetap tampil penuh disiplin dan menjaga ritme kemenangan di Proliga 2026 meski sudah memastikan tiket Final Four. Kemenangan 3-0 atas Jakarta Electric PLN Mobile di Seri Bogor, Jumat (20/2/2026), menjadi bukti konsistensi itu.
Skor 25-19, 25-19, 25-18 menegaskan bahwa Gresik Phonska tidak menurunkan standar permainan. Tambahan tiga poin membuat mereka kembali memimpin klasemen sementara dengan 26 poin dari 11 pertandingan.
Dalam konteks kompetisi yang semakin mengerucut, menjaga ritme menjadi faktor krusial.
Standar Permainan Tidak Diturunkan
Secara faktual, Gresik Phonska telah mengamankan tempat di Final Four sebelum laga ini. Namun pendekatan mereka tetap serius.
Set pertama berjalan seimbang hingga skor 14-14. Selepas itu, Gresik Phonska mempercepat tempo. Serangan Shella Bernadetha dan Annie Mitchem menjaga tekanan.
Arneta Putri melengkapi dengan variasi umpan cepat dan setter dump. Kombinasi ini membuat pertahanan Electric PLN sulit membaca arah serangan.
Set kedua memperlihatkan pola identik. Electric PLN mencoba bangkit melalui Neriman Ozsoy dan Celeste Plak. Namun blok dan servis Gresik Phonska menjaga jarak tetap aman.
Menjaga Momentum Menuju Fase Akhir
Yang menarik, set ketiga sempat diawali keunggulan Electric PLN 4-1. Respons Gresik Phonska tetap terukur. Mereka tidak panik dan segera menyamakan kedudukan.
Servis yang konsisten dan transisi cepat membuat ritme kembali stabil. Skor 25-18 menutup pertandingan tanpa kehilangan satu set.
Dengan sembilan kemenangan dari 11 laga, Gresik Phonska menunjukkan stabilitas performa. Jakarta Pertamina Enduro berada di posisi kedua dengan 24 poin, sementara Electric PLN tertahan di peringkat ketiga dengan 18 poin.
Dalam praktiknya, menjaga ritme setelah memastikan tiket Final Four bukan perkara mudah. Namun di Proliga 2026, Gresik Phonska memperlihatkan pola permainan yang tetap konsisten, disiplin, dan terkontrol dari awal hingga akhir laga.



